• +62 852-6792-1835
  • info@uin-al-azhaar.ac.id
  • Jl. Pelita No. 364 Kota Lubuklinggau

PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA AL-AZHAAR LUBUKLINGGAU SUKSES

Webinar Nasional “Konseling Modern: Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Proses Konseling”

Perkembangan praktik bimbingan dan konseling di Indonesia saat ini menunjukkan arah yang semakin kontekstual, di mana pendekatan konseling tidak lagi hanya bertumpu pada teori-teori Barat, tetapi juga mulai mengakomodasi nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian penting dalam proses membantu individu mencapai kesejahteraan psikologis. Fenomena ini menjadi dasar utama pelaksanaan Webinar Nasional bertajuk “Konseling Modern: Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Proses Konseling” yang diselenggarakan sebagai ruang ilmiah untuk membahas integrasi antara pendekatan konseling modern dan kearifan budaya daerah.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber akademisi yang memiliki kompetensi kuat di bidang bimbingan dan konseling. Narasumber pertama adalah Prof. Dr. Hj. Muslihati, M.Pd, Guru Besar Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang sekaligus Ketua Program Studi Doktor Bimbingan dan Konseling. Beliau menekankan pentingnya landasan filosofis dan epistemologis dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal ke dalam praktik konseling, khususnya dalam konteks pendidikan tinggi dan pengembangan profesi konselor di Indonesia.

Narasumber kedua, Bramana Nanditya Putra, M.Pd., Kons., dosen Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau, memberikan perspektif terkait implementasi konseling berbasis nilai-nilai religius dan budaya lokal dalam setting pendidikan Islam. Pendekatan ini dipandang relevan dalam menjawab kebutuhan peserta didik yang hidup dalam lingkungan sosial-budaya yang beragam, sehingga proses konseling menjadi lebih adaptif, humanis, dan kontekstual.

Sementara itu, narasumber ketiga, Kemas M. Eka Fitrah, M.Pd dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Mulawarman Samarinda, menyoroti aspek praksis konseling di lapangan, khususnya bagaimana konselor dapat mengidentifikasi, memahami, dan memanfaatkan nilai-nilai lokal sebagai strategi intervensi yang efektif dalam menangani berbagai permasalahan peserta didik maupun klien.

Secara teoritis, webinar ini berangkat dari pendekatan konseling multikultural yang menekankan pentingnya sensitivitas budaya dalam proses helping relationship. Integrasi nilai budaya lokal dipandang sebagai bentuk adaptasi konseling modern terhadap konteks sosial masyarakat Indonesia yang majemuk. Pendekatan ini juga selaras dengan teori konseling kontemporer yang menekankan person-centered, ecological system, serta social constructivism, di mana individu tidak dapat dipisahkan dari lingkungan budaya yang membentuk identitasnya.

Diskusi dalam webinar ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam konseling bukan sekadar penambahan elemen budaya, tetapi merupakan transformasi paradigma yang menempatkan budaya sebagai bagian inti dari proses konseling itu sendiri. Hal ini mencakup penggunaan bahasa lokal, pemahaman nilai adat, norma sosial, hingga kearifan lokal sebagai media untuk membangun hubungan konseling yang lebih efektif dan bermakna. Lebih jauh, kegiatan ini juga menegaskan urgensi pengembangan kompetensi konselor di era modern yang tidak hanya menguasai teori dan teknik konseling, tetapi juga memiliki kepekaan budaya (culturalcompetence). Kompetensi ini menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas layanan bimbingan dan konseling di berbagai setting pendidikan maupun masyarakat.

Dengan demikian, Webinar Nasional ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di Indonesia, khususnya dalam memperkuat paradigma konseling berbasis budaya lokal. Harapannya, hasil diskusi ilmiah ini dapat menjadi referensi akademik sekaligus panduan praktis bagi konselor, pendidik, dan peneliti dalam mengembangkan model konseling yang lebih relevan dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang multikultural dan dinamis.

1 thought on “PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA AL-AZHAAR LUBUKLINGGAU SUKSES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *